Senin, 08 April 2013

VGA, Sound card, CD-ROM, dan SCANNER


Pengertian, VGA (VideoGraphics Accelerator)
VGA, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
VGA (Video Graphics Accelerator) card adalah salah satu komponen komputer yang mutlak harus ada. Fungsinya mengolah data graphis untuk ditampilkan di layar monitor. Sebetulnya VGA card merupakan satu unit “komputer mini” karena komponen ini memiliki sebuah prosesor (disebut GPU alias Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory juga.
Disebut VGA card karena komponen ini memang berbentuk seperti kartu yg di”tancap”kan pada motherboard (mobo) melalui satu slot yang khusus untuk itu. Karena VGA card memiliki prosesor yang mengeluarkan panas saat beroperasi, maka pasti ada perangkat pendinginnya, bisa berupa sirip-sirip logam dengan pipa-pipa penghantar panas (heatpipe) atau berupa kipas pendingin (heat Sink Fan/HSF).
Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia.
Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.
FUNGSI VGA
Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game.VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi. Chipset/prosesor pada kartu VGA, banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada banyak produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS, Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident, Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan sebagainya.

BAGIAN-BAGIAN VGA
Ada beberapa bagian komponen pengertian Vga (Video Graphics Accelerator), diantaranya:

a)      PCB (Printed Circuit Board)
Pada video card, warna dasar yang digunakan beragam. Mulai dari warna merah, hijau dan kuning keemasan. Ada dua form factor yang digunakan. Kebanyakan berukuran standar dengan ketinggian sekitar 99 mm (tinggi bracket sekitar 127 mm) dan lebar yang bervariasi. Ukuran yang lebih mungil, dengan ketinggian setengahnya, dikenal dengan form factor low-profile. Video card semacam ini digunakan seperti pada mini PC. Sesekali ditemukan beroperasi dengan sebuah riser card.

b)      GPU/VPU
Inilah inti dari sebuah video card. Sebuah IC (integrated circuit), tugasnya seperti CPU pada sebuah mother- board. Ia yang menangani proses 2D dan 3D. Biasanya tertutup oleh heatsink dan fan.

c)      Memory
Untuk membedakan dengan RAM/ memory yang terinstalsi pada motherboard, lebih spesifik disebut sebagai video RAM. Kesamaan antara RAM dengan video RAM cukup banyak. Namun pada praktiknya, RAM video card terutama seri-seri high-end, sering menggunakan chip memory yang lebih cepat ketimbang RAM motherboard.

d)     Bus Interface
Untuk sekarang, pilihannya hanya ada dua macam interface. Yaitu, AGP (Acce- lerated Graphics Port) dan PCI Express. Sebelumnya sempat digunakan slot ISA dan PCI untuk video card ini.

e)      Cooling System
Sempat memiliki sebuah video card yang sama sekali tidak menggunakan fan pendingin, atau bahkan tanpa heatsink? Untuk GPU terkini, sebuah hal yang hampir tidak mungkin. Dengan clock yang demikian cepat, panas selama beroperasi dapat mencapai suhu yang cukup tinggi. Sebagai informasi, suhu pada heatsink pasif (tanpa fan) sebuah video card GeForce FX5200 dapat mencapai kisaran 60°C. Dapat dibayangkan panas yang dapat dihasilkan sebuah video card kelas high-end.

f)       Display Interface
Kebanyakan video card menawarkan tiga jenis port interface: DVI, VGA dan TV-Out. Dan yang lain, hanya merupakan kombinasi minor dari tiga port tersebut. Ada yang menawarkan dual DVI, untuk dapat menghasilkan dua tampilan pada display digital. Ada yang menyertakan fasilitas dukungan output HDTV (high-definition TV), atau VIVO (video input video output). Dua yang disebut terakhir, biasanya dengan menyertakan fungsi tambahan tersebut pada port video.

 Pengertian Sound card

Sound Card adalah perangkat keras computer yang berfungsi untuk mengolah data berupa audio atau suara. Sound Card dibedakan menjadi dua jenis berdarsarkan fisiknya. Sound card memiliki format tata suara yang mendukung system keluaran suara, misalnya sound yang memiliki 4 chanel harus menggunakan speaker aktif dengan 4 speaker dan 1 subwover untuk mendapatkan hasil yang optimal. 
Sound Card merupakan Salah satu komponen multimedia yang tentu saja berperan adalah sound card atau kartu suara. Disebut demikian karena perangkat yang berbentuk sebuah lempengan PCB ini mampu mengolah dan menghasilkan suara. Sebuah sound card memiliki output yang harus terhubung ke spiker.
Sound card, juga sering disebut audio card, adalah periferal yang terhubung ke slot ISA atau PCI pada motherboard, yang memungkinkan komputer untuk memasukkan input, memproses dan menghantarkan data berupa suara.
Jenis Sound Card :
a    
      Sound Card On Board
      Merupakan fasilitas audio yang sudah terpasang pada motherboard berbentuk chipset dan kinerja sound card on board masih membutuhkan bantuan prosesor utama. Sound card on board dapat ditemui pada hamper semua jenis motherboard. Jika kita hanya membutuhkan sound card untuk musik, sound card tipe ini merupakan pilihan yang baik.  


b    Sound Card PCI
Merupakan sound card yang dipasangkan pada slot PCI motherboard. Sound card tipe ini memiliki keunggulan pada kualitas yang dihasilkan. Jika hanya digunakan untuk keperluan standard, seperti mendengarkan musik, sound card tipe ini terlalu mahal. Namun jika kita menggunakannya untuk bermain game berat atau untuk kegiatan rekam suara, sound card tipe ini merupakan pilihan yang tepat
Seperti halnya VGA card, sound card pun memiliki beragam bentuk, macam dan jenis. Sound card memiliki empat fungsi utama, yaitu sebagai synthesizer, sebagai MIDI interface, pengonversi data analog ke digital (misalnya merekam suara dari mikrofon) dan pengonversi data digital ke bentuk analog (misalnya saat memproduksi suara dari spiker). Sedangkan cara pengangkutan suara biasanya menggunakan tiga cara, yaitu melalui teknologi frequency modulation (FM), wavetable, dan model fisik. Sintesa lewat FM adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan suara yang jenih, meski mahal.
Suara disimulasikan dengan menggunakan bilangan algoritma untuk menghasilkan sine wave, alias gelombang yang lentur sehingga menghasilkan suara yang mirip suara sumber aslinya. Misalnya, suara denting gitar akan disimulasikan dan hasilnya akan mendekati suara asli. Cara wavetable adalah merekam suara yang tersimpan pada chip kartu suara, dan meneruskannya ke spiker. Sedangkan synthesizing secara fisik berarti suara disimulasikan melalui prosedur programming yang kompleks.
PCI vs Onboard Pada awalnya, kartu suara hanya bisa terhubung ke slot ISA. Namun dengan dipakainya model slot PCI yang menghasilkan suara yang lebih jernih, rata-rata kartu suara terbaru memakai PCI bus. Beragam jenis sound card PCI mulai yang murah ratusan ribu rupiah sampai yang jutaan, bisa Anda tambahkan pada PC Anda.
Merek sound card seperti Turtle Beach Systems, Creative Labs, Advanced Gravis, Yamaha, atau ESS Technology, dapat ditemui di pasaran. Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Kartu suara bikinan Turtle Beach unggul di kualitas suara, namun harganya mahal. Sementara itu, Creative Labs memproduksi beberapa jenis kartu suara yang beragam kelasnya dengan rangkaian produk Sound Blasternya, seperti SB16 Value PnP, SB 32, SB AWE 32, SB AWE 64 Gold dan Value, sampai yang terbaru Extigy Platinum - kartu suara eksternal.
Begitu pula dengan Advanced Gravis yang memiliki produk Gravis Ultrasound PnP, PnP PRO, dan ACE. Ketiga kartu suara tersebut mendukung Sound Blaster. Yamaha, yang terkenal dengan MIDI-nya pun membuat sound card yang juga mendukung Sound Blaster. Untuk konsumen low-end, ESS Technology adalah rajanya. Produk sound card ESS terkenal murah bila dibanding merek lainnya. Meski demikian, ia tetap juga mendukung Sound Blaster. Dari beberapa vendor pembuat sound card yang telah disebutkan, Sound Blaster-nya Creative Labs menjadi standar bagi banyak sound card yang ada di pasaran. Tidak mengherankan karena kualitas sound card Creative telah diakui sebagai yang terbaik.
Namun, dengan dana yang terbatas pun Anda tetap bisa memiliki PC yang bisa bersuara merdu. Kebanyakan motherboard yang dipakai untuk PC jangkrik biasanya sudah dilengkapi dengan on-board sound card. Artinya, Anda tak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli sound card. Memang dari segi kualitas suara yang dihasilkan, on-board sound card kurang andal dibanding kartu suara batangan, yang ditancapkan pada slot PCI. Namun dari beberapa motherboard yang ada di pasaran saat ini, khususnya untuk Pentium 4, kualitas suara on-board sound card-nya lumayan bagus. Sesuaikan dengan Spiker Bagusnya suara tak hanya ditentukan dari sound card saja, tapi tergantung pula pada spiker yang Anda gunakan. Kalau sound card yang Anda gunakan sudah dilengkapi dengan kemampuan surround atau prologic, padahal spiker yang ada hanya jenis stereo saja, maka efek suara yang dihasilkan sound card tidak akan maksimal. Apabila sound card Anda sudah mendukung 5.1 channel, sebaiknya kombinasikan pula dengan spiker yang memiliki jumlah channel sama.
Pada model sound card terbaru malah sudah dilengkapi dengan SPDIF atau kanal digital. Dengan pemakaian koneksi model digital ini maka data suara yang dihasilkan oleh sound card akan dikeluarkan oleh spiker dengan lebih jernih, tanpa ada noise atau bunyi berdesis. Spiker Diamond MX300 dan SoundBlaster Live!, misalnya, sudah dilengkapi dengan kanal digital, selain kapabilitasnya mengolah suara 3D yang terdengar seperti suara alami.Teknologi terbaru Salah satu contoh terobosan terbaru di dunia audio digital adalah Creative Extigy. Creative Extigy merupakan sebuah external soundcard. Basis teknologi yang digunakan berdasarkan Creative Audigy dengan kemampuan audio 24bit dan audio playback multi channel 96KHz serta 100dB Signal Noise Ratio. "Sound Blaster Audigy Extigy adalah era baru dalam PC Audio dan akan menjadikan kami pemimpin dalam dunia audio dengan sebuah solusi external namun dengan kemampuan Sound Blaster Audigy", kata Sim Wong Hoo pendiri Creative.
Sebenarnya apa sih kelebihan Sound Blaster Extigy dibandingkan sound card sejenis? Hanya satu, yaitu solusi external audio yang tidak dimiliki oleh sound card manapun. Teknologinya sendiri masih sama dengan adiknya SB Audigy yaitu EAX Advanced HD yang terdiri dari Audio Clean-Up, Time Scaling, DREAM, dan EAX Advanced Audio Effects. Audio Clean-Up digunakan untuk menghapus dan meminimalisasi gangguan seperti desis maupun goresan yang terdapat pada rekaman lama atau CD yang tergores. Time Scaling digunakan untuk mempertahankan keakuratan detil sebuah musik bila dipercepat atau diperlambat temponya oleh pengguna. DREAM (Dynamic Repositioning of Enhanced Audio and Music) merupakan teknologi yang banyak digunakan untuk mereposisikan kemampuan speaker dalam sistim 5.1. Kemampuan masing-masing speaker akan dimaksimalkan melalui frekuensi yang akan dikirimkan sehingga akan menampilkan musik lebih hidup sesuai posisi dimana speaker tersebut ditempatkan. Sedangkan EAX Advanced HD Audio Effects akan memberikan kebebasan pada pengguna untuk melakukan kustomasi lingkungan suara yang akan ditampilkan, misalkan suara di hall atau gedung concert yang lebih bergaung atau suara di tanah lapang yang datar.
Menggunakan port USB sebagai koneksi ke PC, SB Extigy juga mampu digunakan sebagai perangkat stand alone untuk dihubungkan ke perangkat elektronik lain seperti Playstation atau CD / DVD Player melalui konektor line-in analog. Bahkan fungsi SB Extigy juga mampu digunakan dengan audio playback 5.1 atau karaoke melalui sebuah VCD / DVD Player. DSP Dekodernya sendiri mampu digunakan untuk Dolby Digital AC-3 dan CMSS Surround sehingga tidak akan mengurangi kualitas audio sebuah film DVD. Apalagi bila dipasangkan dengan speaker Creative Inspire 5300 dan 5700 tentunya akan membuat anda lupa berdiri. Minimal sistim yang diperlukan adalah O/S Windows 98 SE (Win95 dianggap sudah pensiun), Pentium II keatas, memory 128MB, port USB 1.1, 250MB hard disk space, serta sebuah CDROM untuk instalasi PC. 

CD-ROM
CD-RW yang berarti CD rewritable, adalah teknologi yang dikembangkan pada tahun 1990-an yang memungkinkan orang untuk memetikan (membakar) dengan CD musik, dan file-file gambar. CD-RW drive yang diinginkan ketika pertama kali diluncurkan karena kemampuan mereka untuk membakar CD, tapi mereka telah kehilangan popularitas yang disebabkan datangnya dari DVD-RW drive.

CD-RW drive pertama yang terjual pada tahun 1997 ketika diaktifkan kemajuan teknologi pembuatan disk dengan tahap-alloy rekaman mengubah lapisan yang aktif menulis dan penulisan ulang pada disk, sebagai pengganti unwritable polycarbonate lapisan ditemukan pada CD tradisional.
Setelah penciptaan dari CD-R dan CD-RW discs, laser yang konvensional CD-ROM drive yang diubah untuk membolehkan mereka untuk menulis discs, bukan hanya mereka yang membaca untuk kelahiran CD-RW drive. CD-RW drive yang pertama pada komputer dan laptop sebagai aksesori pilihan pada akhirtahun 1990-an dan standar pada awal 2000.


Pengertian
CD-ROM  merupakan akronim dari “compact disc read-only memory” adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai  700MB atau 700 juta bita CD-ROM drive hanya bisa digunakan untuk membaca sebuah CD saja. Secara gari besar CD-ROM dibedakan menjadi 2 menurut tipenya yaitu : ATA/IDE  dan SCSI. Yang paling mendasari dari perbedaan tersebut adalah kecepatannya. Kalau ATA memiliki kecepatan 100-133Mbps sedangkan SCSI memiliki kecepatan kira-kira 150 Mbps. Untuk tipe SCSI biasanya ditemuka pada CR RW drive. Pada CD ROM terdapat tulisan 56X artinya kemampuan memberikan kecepatan transfer data sebesar 56 x150 Kbps. Tipe CD RW juga biasanya  dibedakan berdasarkan kemapuan membakar dan membaca. CD RW tipe 12x8x32 artinya memiliki kemampuan membakar pada CD R seccepat 12x, membakar pada CD RW secepat 8x, dan membaca CD R/CD RW/dengan kecepatan maksimal 32x.
Fungsi
Telah di jelaskan bahwa CD ROM mempunyai arti bahwa sebuah Hadware yang hanya bisa membaca CD saja. Selain kegunaan dasar tersebut CD ROM juga digunakan untuk melakukan penginstalasian sebuah OS (OPERATING SYSTEM), Game, atau Software-software lainnya. Atau melakukan booting pada saat msuk ke OS bila sebuah System tidak mau berjalan.
Cara kerja
Pada CDROM informasi yang tersimpan juga berupa 0 dan 1. Tentunya angka 0 dan 1 ini bukan langsung tertulis berupa angka 0 dan 1 melainkan merupakan keadaan pada lapisan tertentu pada CD-ROM tersebut. CD-ROM yang dibahas disini adalah CD ROM yang dicetak bukan CD-R ataupun CD-RW. Pada dasarnya semua CD memberikan informasi menggunakan teknik apakah suatu sinar yang diarahkan pada suatu posisi akan dipantulkan ke titik tertentu atau tidak. Perbedaannya terletak pada cara CD tersebut melakukannya. Pada CD-ROM yang memang dicetak, dipantulkan tidaknya suatu sinar itu ditentukan oleh cetakan yang digunakan. Jadi cetakan yang digunakan harus disesuaikan dengan informasi yang ingin disimpan. Setelah dicetak tidak bisa lagi diubah data digital yang tersimpan pada CD-ROM tersusun mulai dari bagian terdalam pada CD-ROM menuju ke bagian terluar dari CD-ROM. Selain lapisan yang berguna untuk memantulkan cahaya, masih ada beberapa bagian lain dari CD-ROM. Suatu CD-ROM biasanya memiliki 4 buah bagian, yaitu label, protective layer, reflective layer, dan polycarbonate plastic. Pada pembacaannya sendiri CD-ROM ini akan diputar dengan kecepatan sudut yang tinggi. Oleh karena itu pola yang dicetak pada CD-ROM tersebut harulah memiliki tingkat presisi yang tinggi. Bila ini tidak dipenuhi, penyimpangan informasi bisa saja terjadi. Pada CD-ROM Drive masa kini, kecepatan sudut ini akan terus dipertahankan hingga pada saat pembacaan bagian terluar dari CD-ROM. Hal ini membuat kecepatan linier (kecepatan pembacaan) semakin tinggi pada daerah yang semakin luar. Dengan kecepatan setinggi ini CD-ROM Drive yang digunakan juga harus memiliki tingkat presisi yang tinggi pula. Oleh karena itu wajar saja bila suatu CD-ROM Drive akan melakukan pembacaan dengan kecepatan yang lebih rendah terhadap CDROM yang sudah mengalami banyak gangguan seperti halnya goresa.
Terkadang pada boks CD-RW Drive yang tertata rapi di rak-rak toko biasanya penuh dengan angka-angka perkalian. Contohnya saja, 24x10x40. Bagi orang awam mungkin tidak akan mengerti arti dari angka-angka perkalian tersebut. Sebenarnya mudah saja mengartikan angka-angka tersebut. Sebagai contoh 24x10x40x. Artinya pada angka bagian awal menunjukkan kemampuan tulisnya di atas keping CD-R. Angka bagian tengah menunjukkan kemampuan tulisnya pada media CD-RW. Sedangkan angka terakhir menunjukkan kecepatan bacanya. Angka-angka tersebut tidak ditentukan seenaknya sendiri tetapi sudah ditentukan berdasarkan perhitungan khusus. Kecepatan 1x sama dengan kecepatan baca 150 Kb per detik, atau setara dengan waktu baca keseluruhan CD selama 74 menit. Berarti pada contoh tadi, angka 24 menunjukkan kecepatan tulis data maksimal 3.600 Kb/detik. Kalau angka 10 berarti kecepatan maksimal dalam menulis ulang data sebesar 1.500 Kb/detik.
CD-RW bekerja dengan mengeluarkan semacam laser dengan frekuensi tertentu agar bisa terekam di lapisan CD. Cara kerja seperti ini yang biasa kita sebut dengan Burn(bakar). Pada CD-RW Drive terdapat suatu buffer sebesar 2 MB. Adanya buffer ini dimaksudkan untuk menampung data sementara sebelum diteruskan untuk di-burn.
Tetapi untuk melakukan hal tersebut CD-RW tidak bisa bekerja secara langsung, tetapi memerlukan bantuan dari sebuah software burner. Biasanya setiap pembelian produk CD-RW Drive sudah dilengkapi dengan software penunjang proses burning, baik untuk write dan re-write. Ada beberapa aplikasi burning yang dapat anda download dari internet. Antara lain :
Code:
The contents of this section are hidden for your group
Register
Mungkin diantara aplikasi-aplikasi burning yang ada, seperti Nero dan Easy CD Creator yang bisa dibilang cukup popular. Namun, aplikasi lain juga tidak kalah kualitasnya.
Teknologi perekaman data digital sekarang ini sudah berkembang sangat pesat dan nyaris sempurna memindahkan data digital ke dalam medium CD-ROM. Akan tetapi kecepatan penulisan dari CD-RW Drive tidak sepenuhnya tergantung pada perangkat itu sendiri, tapi juga tergantung dari sejauh mana CD-RW men-support kecepatan tulisnya. Maksudnya, terkadang kalau kita membeli CD-RW, terdapat keterangan 4x-12x writting speed. Artinya CD-RW tersebut hanya support minimal pada kecepatan 4x saja dan maksimalkecepatannya 12x.
Hal seperti ini pernah dialami oleh penulis. Waktu ingin me-backup data, pilihan kecepatannya hanya ada 3, yakni 4x, 8x, 10x. Penulis sempat bingung karena pada CD-RW Drive tertulis 52x24x52x, yang artinya kecepatan penulisan ulangnya sebesar 24x. Tetapi setelah melihat pada kepingan CD-RW, tertulis bahwa hanya support 4x-10x saja
 ciri – ciri
  1. Media penyimpanan optik 
  2. Mengunakan sinar laser untuk membaca  
  3. Kecepatan akses cepat 
  4. Lebih tahan lama/tedak mudah rusak
Perawatan CD-RW
Tips berikut ini akan menjelaskan bagaimana cara meningkatkan performa CD-RW drive yang memang memiliki peranan yang cukup tinggi dalam hal media storage (penyimpanan) alternatif, disamping kemampuannya untuk melakukan proses backup data-data penting yang anda miliki.
Lakukan hal-hal berikut agar CD-RW drive anda memiliki performa yang maksimal:
  • Bersihkan Optik
Optik sebagai 'jantung'nya sebuah barang elektronik memang sering menjadi pemicu utama terjadinya masalah. Bersihkan optik CD-RW dengan cairan khusus pembersih optik yang banyak tersedia di toko komputer
  • bKhusus Untuk Membakar
Usahakan CD-RW drive anda hanya digunakan untuk melakukan proses burning saja, hal ini sangat berpengaruh untuk performa yang dihasilkan. Perlu diketahui, jika anda sering menggunakan CD-RW drive untuk proses baca, apalagi untuk membaca kepingan bajakan (seperti untuk menonoton film bajakan), hal tersebut dapat menurunkan kualitas optik dari CD-RWitu sendiri sehingga lama-kelamaan menjadi lemah

  • Pisahkan Kabel Data Dari Hardisk
Gunakan kabel data secara terpisah dari hardisk anda. Jika anda hanya memakai 1 kabel data yang berarti menggabungkan kabel data hardisk dengan CD-RW drive, sebaiknya anda membeli kabel data lagi khusus untuk CD-RW drive.
  • Gunakan Kecepatan yang Tidak Terlalu Tinggi Saat Burning
Gunakan kecepatan yang rendah saat proses pembakaran (burning) meskipun CD-RW drive anda memiliki spesifikasi kecepatan yang tinggi, karena dengan kecepatan yang rendah dapat lebih menjamin keberhasilan dan keakuratan pada proses penyalinan data, misalkan menggunakan dengan kecepatan 32X atau 16X
  • Menggunakan Kepingan CD /yang Berkualitas
Anda dapat menggunakan kepingan CD yang berkualitas untuk dapat meningkatkan performa CD-RW aanda, misalkan menggunakan kepingan CD merek Verbatim, Mediatech dan sebagainya.
  • Upgrade Software pembakar
Menggunakan software pembakar yang terbaru (update) dapat meningkatkan performa CD-RW drive karena biasanya pada versi yang lebih baru menyediakan fitur-fitur dan kestabilan yang lebih tinggi. Misalkan anda menggunakan software pembakar Nero maka gunakanlah dengan versi terbaru yang dapat diperoleh dari toko CD program, dari internet dan sebagainya.
  • Setting BIOS
Sesuaikan pengaturan pada BIOS dengan kecepatan dari CD-RW ataudrive itu sendiri.Gunakan setingan Transfer Mode yang sesuai.

DVD ROM DRIVE
  1. Pengertian Dan Fungsi DVD ROM DRIVE
Drive berarti penggerak atau pemutar.DVD ROM DRIVE berarti penggerak atau pemutar pada sebuah DVD ROM.perangkat ini memiliki bentuk fisik yang sama persis seperti CD ROM DRIVE akan tetapi memiliki fungsi yang berbeda fungsi DVD ROM DDRIVE adalah untuk membaca data atau program pada DVD. sedangkan fungsi CD ROM DRIVE adalah sebagai media baca pada CD (COMPACT DISK) Macam -Macam DVD ROM DRIVE
macam-macam dari dvd rom drive adalah:
  • DVD ROM DRIVE R
Adalah DVD ROM DRIVE yang digunakan hanya untuk membaca data atau program pada CD dan DVD.
  • VD ROM COMBO DRIVE
Adalah DVD ROM DRIVE yang digunakan untuk membaca data pada cd dan dvd serta dapat memasukan atau menyimpan data pada cd akan tetapi tidak dapat menyimpan atau memasukan data pada dvd
  • DVD ROM RW DRIVE
Adalah DVD ROM DRIVE yang dapat digunakan untuk membaca data atau program pada cd dan dvd serta dapat menyimpan data atau memasukan data atau file kedalam cd dan dvd


SCANNER
Cara kerja scanner – pengertian scanner, fungsi scanner serta cara menggunakan scanner. Kita akan mulai dari pengertian scanner, scanner adalah semacam alat fotcopy atau alat untuk menduplikat yang mana hasilnya akan tampil pada layar monitor yang terhubung dengan scanner tersebut. Banyak macam scanner yang kita jumpai pada toko-toko elektronik atau toko komputer, namun pada umumnya memiliki fungsi yang hampir sama, sedangkan pembedanya hanya pada kemampuan, ketahanan dan keefesiensi scanner tersebut. Jika dibandingkan dengan mesin fotocopy, scanner lebih efisien dan mampu memberikan hasil yang lebih akurat. Dengan scanner kita bisa mengedit beberapa kesalahan saat scanning untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang kita inginkan.

Pengertian Scanner dan Fungsinya

Pengertian Scanner
Kata lain dari scanner adalah pemindai dari kata pindai. Yang mana pindai adalah melihat dengan teliti dan seksama, dan pemindai adalah alat yang dapat membaca data dengan teliti dan seksama.
Scanner adalah alat yang dapat digunakan untuk mengimport gambar kedalam computer.
Cara kerja dari scanner secara umum dapat dijelaskan sbb:
1. Gambar diletakkan pada posisi yang telah ditentukan pada mesin scanner.
2. Kemudian mesin scanner akan menyinari dan merekam gambar kemesin computer.
Jenis-jenis scanner :
  • Hand Held Scanner
Scanner jenis ini harganya paling murah dan paling sederhana bentuknya disbanding scanner jenis lain. Scanner jenis ini umumnya hanya untuk men-scan sesuatu yang bersifat/berbentuk teks karena kualitasnya yang kurang baik untuk aplikasi computer garafik.
Cara kerja scanner ini adalah dengan cara menempelkan optikal scanner kepermukaan objek yang akan direkam, sehingga seluruh permukaan objek tersebut direkam.
  • Sheetfed scanner
Cara kerja scanner jenis ini adalah dengan menyelipkan objek yang akan discan kerongga tipis yang telah disediakan, kemudian objek tersebut akan ditarik ke dalam dan akan dikeluarkan pada rongga lain dan pada saat bersamaan objek tersebut akan muncul dilayar monitor anda.
Kelemahan scanner ini adalah objek yang bias discanner hanyalah objek dengan ketebalan media yang tebalnya dapat menyelip dirongga telah disediakan.

  •  Flat Fed Scanner
Scanner pada jenis ini lebih banyak digunakan oleh pemakai computer grafik karena hasil yang diperoleh dari penggunaan jenis ini lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kualitas CCD (Change Couple Device) yang digunakan.
  • Slide Scanner
Scanner jenis ini digunakan untuk menscan dari sebuah klise foto dan akan di print menjadi sebuah foto yang mempunyai ukuran.
Scanner didalam bidang ketehnikan adalah istilah untuk alat yang mampun membaca bentuk/sifat fisika suatu benda. Misalnya bentuk 2 Dimensi benda, kemudian bentuk 3 Dimensi benda, suhu suatu wilayah daratan, kondisi otak manusia, suhu tubuh manusia dsb.
Contohnya:
- dibidang kedokteran dikenal dengan alat CT-Scan (komputed tomografi scan) USG, Ronsen
Alat yang dapat menghasilkan gambar 2 atau 3 dimensi dari keadaan bagian dalam tubuh pasien.
Penggunaan scanner untuk keperluan pribadi adalah sebagai penyimpan gambar, baik itu foto, surat-surat penting (ijazah/berita dari Koran) dalam bentukfile digital.
  • Resolusi Scanning
Resolusi standard yang dapat diketahui dengan cara sbb:
  • Ukur luas gambar yang akan di scan 
  • Ukur besar gambar output (rancang ukuran luas gambar yang akan dicetak)
  • Hitung perbandingan ukuran gambar yang akan discan dan hasil cetak 
  • Kalikan perbandingan tersebut dengan dua selanjutnya 
  • Kalikan dengan raster yang akan digunakan.
  • Luas Bidang Scanning
Semakin luas bidang yang akan anda scan akan semakin besar pula resolusi yang diperlukan dan akan semakin besar pula ukuran file tsb. Oleh karena itu sebaiknya pada saat scanning atur luas bidang sesuai kebutuhan dan kemampuan karena semakin besar luas bidang yang akan di scan semakin banyak pula RAM yang dipakai yang akan mempengaruhi kecepatan scanning.
Catatan : perbedaan antara scanning dan scanner.
  •  Scanning : untuk men-scan data atau mengcopy data.
  •  Scanner : alat untuk menyimpan gambar dalam computer.
Cara kerja scanner :
  1. Gambar yang akan dipindai diletakkan diatas permukaan kaca pemindai/scanner.
  2. Sebelum gambar dipindai, computer akan menentukan seberapa jauh motor stepper yang membawa lampu akn maju, jaraknya ditentukan oleh panjang gambar dan posisi gambar dikaca pemindai.
  3. Lampu mulai menyala dan motor stepper akan mulai berputar untuk menggerakkan lampu hingga posisi akhir gambar.
  4. Cahaya yang dipancarkan lampu ke gambar akan segera dipantulkan, kemudian pantulan yang dihasilkan akan dibaca oleh sejumlah cermin menuju lensa scanner.
  5. Cahaya pantulan tersebut akhirnya akn sampai kesensor CCD.
  6. Sensor CCD akan mengukur intensitas cahaya dan panjang gelombang yang dipantulkan dan merubahnya menjadi tegangan listrik analog.
  7. Tegangan analog tersebut akan diubah menjadi nilai digital oleh alat pengubah ADC (Analog to Digital).
  8. Sinyal digital akan dikiim ke papan logic dan dikirmkan kembali kekomputer dalam bentuk data digital yang menunjukkan titik-titik gambar yang dipantulkan.
  • Mengoperasikan image Scanner
Image Scanner merupakan salah satu peralatan yang digunakan untuk melakukan entry data grafis kedalam system computer. Image scanner melakukan pemindai suatu objek gambar / document dan mengkoneksinya kedalam bentuk digital.
  • Peralatan Image Scanner
Satu unit peralatan image scanner terdii dari:
Scanner = suatu alat yang digunakan untuk mengimpor gambar kedalam computer. Kabel data digunakan untuk menghubungkan antara scanner dengan computer.
2 jenis kabel data yang sering digunakan dalam scanner yaitu :
  1. USB (Universal Serial Bass)
  2. Pararel.
Power Supply = merupakan penghubung scanner dengan sumber listrik. Terdiri dari adaptor dan kabel penghubung scanner.
Langkah-langkah penyiapan pengoperasian image scanner.
  1. Sambungkan ujung kabel data yang sesuai dengan jack kabel data pada scanner.
  2. Sambungkan ujung yang lain ke port yang sesuai pada computer.
  3. Sambungkan ujung kabel power supply ke jack power pada scanner. 
  4. Sambungkan colokan adaptor pada power supply ke sumber listrik.
  5. Nyalakan computer, tunggu sampai computer selesai melakukan proses booting (proses pembacaan sampai desktop muncul Windows)
  6. Nyalakan image scanner dengan menekan saklar keadaan on.
  7. Untuk mengoperasikan image scanner lewat computer dibutuhkan software driver yang sesuai dengan merk produk scanner.
  8. Masukkan disket/CD berisi software instalasi image scanner. Kemudian jalnkan program instalasi dan ikuti sampai selesai petunjuk instalasi didalam computer.
  9. Image scanner siap digunakan.

  • Mengecek entry data
Objek hasil scanning baik berupa foto, gambar/document akan muncul pada aplikasi adobe photoshop. Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi pada saat proses scanning adalah :
  1. Kesalahan penempatan objek yang akan di scan (penempatan objeknya terbalik).
  2. Kesalahan memilih bagian objek yang akan di scan.
Kualitas gambar scanning dapat ditingkatkan dengan cara mengubah resolusi gambar. Satuan dari resolusi gambar adalah dpi (dot per inch) atau banyaknya titik yang mewakili satu inch. Semakin tinggi nilai dpi, semakin bagus kualitas gambar dan gambar tidak mudah rusak apabila diperbesar tetapi proses scanning lebih lama dan file yang dihasilkan relative lebih besar.


Cara kerja scanner dapat anda lihat dibawah ini :

  1. Saat kita menempatkan kertas bergambar atau teks pada layar kaca Scanner anda dan menekan sebuah tombol scan pada mesin Scanner tersebut atau menu scan pada layar monitor anda, maka scenner tersebut akan melakukan scanning.
  2. Cahaya yang terpancar pada saat scanning menunjukkan bahwa scanner tersebut sedang melakukan scan dan hasil yang didapat akan langsung dikirim pada sensor CCD.
  3. Dari CCD tersebut akan dikirim ke ADC. ADC akan memprosesnya lalu mengirimkan hasilnya pada komputer anda.
  4. Setelah masuk pada komputer anda, hasilnya dapat anda edit sesuai dengan kebutuhan anda. Anda juga bisa menyimpannya dalam komputer anda atau langsung mencetak hasil dari scanning tersebut menggunakan printer.
Berikut pengertian dari CCD dan ADC :
CCD adalah sebuah alat yang terdapat pada scanner yang memiliki fungi untuk menerima hasil scanner dan kemudian di kirim ke ADC.
ADC adalah sebuah alat yang bertugas menerima data dari CCD dan merubahnya dalam bentuk digital lalu mengirimnya ke komputer.

SUMBER :






1 komentar: